Dari Gadis Pemilik Kaki Jinjit





Selasa, 12.15 am.

24 jam yang lalu, ketika jemari kasar milikmu menekan layar
Memilih tempel, pesan terkirim lewat layar kaca atas nama "Sastro"
Entah sudah berganti atau belum, terakhir yang kulihat nama itulah yang kau sematkan pada gadis dengan petir dikepalanya ini, katamu begitu kan?

Aku tidak tau, akan memulai berkata-kata dari mana.
Genggam tanganmu, atau sudut bibirmu.
Mengenai hadiahmu, tidak ada alasan untuk tidak berterimakasih.

Anggap saja aku Alina dan kau Sukab.
Setelah kubuka, ternyata tidak pernah ada eskrim gelato, gunung, pantai, atau bahkan sepotong senja milik Seno Gumira yang sejak dulu kau janjikan.

Lebih dari itu, adalah tubuhmu yang menghangat.
Lengkap dengan kaki jinjit dan Mata sayu punyaku.
Tenang saja, tidak ada binar yang redup.
Hanya beberapa molekul menggenang dipelupuk.

Terimakasih untuk Tuhan, menghadirkan punggung baru dari sebab kisah gagalku.
Tidak lupa untuk diriku, gadis dengan banyak badai dikepalanya.
Dan terimakasih untuk Tuan dari nona tanpa kaki jenjang.

25 Hari dari sebulan silam-

Postingan Populer